tak bisa di pungkiri bahwa betapa banyak cinta yang terlalu banyak membuat kita tertambat di dalamnya, bahkan tak sedikit darinya yang membuat kita buta, lupa dan terluka.
akan tetapi tak seditkit juga yang menghindari dari banyaknya jamu rayu cinta, yang hanya bisa meninggalkan luka dan tak tahu siapa yang akan membuatnya pulih kembali.
kita hanya insan biasa, yang rapuh akan semua menu jamu rayunya cinta, tapi bukan berarti kita tak bisa menghindarinya.
kerahkan segala cara hanya supaya bisa aku tak tenggelam di dalamnya dan agar hatiku tak teluka untuk ke sekian kalinya.
cinta, ohh cinta. banyak pemuda pemudi yang memujanya, bahkan mungkin termasuk diriku, tapi ku coba untuk menampisnya dan menyaringnya agar tak terlalu banyak yang di rasakan di dalam hati ini.
terlalu sering cinta mengusik kehidupan. tapi, sulit juga untuk membiarkannya dan tak meresponnya. banyak orang juga yang berharap respon baik dari cinta itu.
tapi cinta itu sulit sekali di lepaskan kalau sudah berada di dekapan, maka dari itu ku coba untuk berhati-hati bermain laga di dalamnya. karena hanya yang memiliki jiwa yang kuat yang dapat bertahan dan setia untuk menjalaninya =)))
my story
Selasa, 02 September 2014
feny's story^^
awalnya aku hanya sekedar menatapmu dari jarak yang jauh..
tapi, entah kenapa kau seperti magnet di mataku.
kau selalu mendapatkan perhatianku, dan tatapan ku
bahkan tanpa sadar kau juga mulai menarik hati ke dasar hatimu.
tidak! sebenarnya aku tidak mau jatuh dalam dekapan hatimu
itu hanya membuatku terkulai lemas atas tindakanmu padaku yang membuatku muak
aku ingin membencimu, membuatmu marah.
otakku memang masih waras seperti yang lainnya
tapi kenapa TIDAK dengan hatiku?!
ku mohon, jauhkan dirimu dariku jika aku tak bisa
jangan permainankan aku
aku bukanlah seorang gadis yang kuat di dalamnya
jangan begini padaku.
karena aku sangat mengerti dirimu,
karna itu ku mohon tolong mengertikanlah diriku
buat aku jauh darimu dengan tegaanmu itu :"
menjadi dirimu {}
Hanya dirimu lah yang tau siapa dirimu yang sebenarnya, daku hanya mengira dan hanya dapat menilai dari yang terlihat. Saat ku perdalam itu ku baru tahu dan menyadari bahwa dirimu adalah seorang yang sama sepertiku. Yang bisa merasakan pahit manisnya cinta, yang di bumbui oleh banyak sandiwara.
Oke,aku menyadarinya. Bahwa cinta tak sepenuhnya manis, terlalu banyak sandiwara yang tercipta saat kita sudah memasuki zona tersebut. Tapi apalah daya hanya dapat mengikuti hawa nafsu tanpa berpikir secara rasional.
Sungguh perbuatan yang tidak aneh lagi, dan memasuki zaman seperti saat ini, perbuatan itu sangat lazim terjadi. :"(
Langganan:
Komentar (Atom)